Saturday, 28 September 2013

Jangan pernah engkau meminta kepemimpinan

Ada satu hadith Nabi mengatakan 'Wahai Abdur Rahman, jangan pernah engkau meminta kepemimpinan atau jadi ketua. Sekira kamu mendapat status kedudukan ketua sebab kamu meminta, Allah tidak akan tolong. Tapi kalau kamu dilantik menjadi ketua tanpa kamu meminta, Allah kata Aku tolong kamu. That's why apabila musibah tak pernah habis-habis, datang masaalah atas masaalah atas masaalah, bermakna Allah telah berlepas tangan. Kemudian, supaya nak nama naik, pijak nama orang lain, burukkan orang, fitnahkan orang. Itulah realiti. Maka orang yang ingin dilantik dirinya, bermakna dia menempah supaya Allah tidak peduli dengannya. Sehingga perbuatannya yang sudah terang2 salah, yang melibatkan dirinya, keluarganya, dia tidak perasan pun ia bersalah (no feeling of guilt). Contohnya orang yang biasa tak solat atau tak puasa dan dia tak rasa bersalah pun. Itulah contoh dalam masyarakat kita, ciri2 orang yang Allah tinggalkan, Allah tak peduli. Allah biarkan dia bergelumang dalam dosanya, dan bila tiba masanya.........